Pages

Minggu, 10 November 2013

Sejarah SMP Negeri 236 Jakarta

SMP Negeri 236 Jakarta adalah sekolah yang didirikan tahun 1968, sebuah sekolah yang dimaksudkan sebagai sekolah Laboratorium IKIP Jakarta. Sekolah ini digunakan untuk praktik ajar, penelitian pendidikan, dan inovasi pendidikan. Sebagai gantinya, sekolah ini berganti nama Proyek TPK (Comprehensive School). Sekolah ini mengemban tugas sebagai Tempat Pembinaan Keterampilan (Proyek TPK) dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Proyek TPK bertujuan untuk mencobakan ide-ide baru dalam bidang pendidikan.

Comprehensive School atau Proyek TPK ternyata tak berlangsung lama. Pada tahun 1974, sekolah telah memiliki nama dan fungsi yang baru. Pada tahun tersebut, sekolah ini dikenal sebagai sekolah PPSP ( Proyek Perintis Sekolah Pembangunan). Proyek ini bertujuan untuk menguji coba ide-ide dalam pendidikan guna memberi masukan bagi pembaharuan pendidikan nasional.

Sekolah PPSP berlangsung selama dua belas tahun. Tahun 1986 proyek ini berakhir. Dengan berakhirnya proyek tersebut, maka berganti pula nama sekolah-sekolah yang dibawah naungan IKIP Jakarta ini. SD, SMP, dan SMA eks PPSP IKIP Jakarta berganti nama menjadi SD Negeri Komplek IKIP Jakarta, SMP Negeri 236, dan SMA Negeri 81. Adapun TK-nya masih tetap berstatus swasta dengan nama TK IKIP Jakarta.

Pada tahun 1992, SMP Negeri 236 berpindah lokasi ke jalan Penggilingan Komplek PIK Cakung. Sebagai gantinya, atas permintaan masyarakat, mulai tahun Pelajaran 1992/1993 Yayasan Pembina IKIP Jakarta membuka SMP dan SMA IKIP Jakarta dengan SK Kanwil P dan K DKI No. Kep. 854 P/I01.a1/1/93 dan No. Kep 853 A/I01.a1/1/93 masing-masing tertanggal 15 Maret 1993. Berikutnya, seiring perluasan mandat dan bergantinya nama IKIP Jakarta menjadi Universitas Negeri Jakarta, maka TK, SLTP, dan SMA IKIP Jakarta tahun 1999 berganti nama menjadi TK, SMP, dan SMA Labschool Jakarta.

Dari paparan kronologis perjalanan sekolah-sekolah yang berlokasi di komplek Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun Jakarta timur di atas, menunjukkan bahwa SMP Negeri 236 Jakarta bukanlah sekolah yang sama sekali baru, melainkan kelanjutan dari sekolah-sekolah yang telah mempunyai akar tradisi selama lebih dari 36 tahun dengan reputasi yang baik dan membanggakan.

Jumat, 08 November 2013

Apel Jum'at Pagi

Setiap hari Jum’at (kecuali minggu pertama) di SMPN 236 Jakarta selalu dilaksanakan apel pagi. Dalam pelaksanaan apel yang bertindak sebagai pembina apel Bapak/Ibu guru secara bergiliran. Adapun petugas apel untuk siswa yang ditunjuk oleh OSIS secara bergiliran.

Susunal apel adalah :
1. Pemimpin apel menyiapkan barisan.
2. Pembina apel memasuki lapangan.
3. Penghormatan umum kepada pembina apel.
4. Laporan pemimpin apel bahwa apel siap dimulai.
5. Penghormatan umum kepada bendera merah putih.
6. Pembacaan janji siswa diikuti oleh seluruh siswa.
7. Amanat pembina apel, barisan diistirahatkan.
8. Kultum.
9. Mars SMPN 236 Jakarta.
10. Pembacaan Doa.
11. Laporan pemimpin apel bahwa apel telah selesai.
12. Penghormatan umum kepada pembina apel.
13. Pembina apel beserta dewan guru berkenan meninggalkan lapangan.

Selesai apel siswa melakukan kerja bakti dan olahraga. Pada minggu pertama tidak diadakan apel, melainkan tadarus. Pada minggu kedua yang berolahraga adalah murid perempuan dan yang berkerja bakti adalah murid laki - laki. Pada minggu ketiga yang berolahraga adalah murid laki - laki dan yang berkerja bakti adalah murid perempuan. Pada minggu keempat, seluruh siswa melakukan kerja bakti massal. Dan jika ada minggu kelima, akan diadakan olahraga secara massal. 

Latar Belakang SMP Negeri 236 Jakarta

Nama Sekolah                   : SMP NEGERI 236 JAKARTA
Berdiri sejak tahun             : - 1975 Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP) 
     -  Sekolah Laboratorium Pend. IKIP Jakarta (Lab School)
     -  1986 SMP Negeri 236 Lab School 
     -  1992 SMP Negeri 236 Jakarta
Jumlah Kelas                     : 12 Kelas
Waktu Belajar                   : Pagi (pukul 07.00 s.d. 14.00 dengan 2 kali istirahat)
Jumlah Siswa                     : - Kelas VII 4 Kelas : -  
     -  Kelas VIII 4 Kelas : -  
     -  Kelas IX 4 Kelas : - 
     -  Jumlah Seluruhnya : -
Jumlah Guru                      : - Laki-laki 12 orang : 38,70%
     -  Perempuan 19 orang: 61,30%
Pendidikan Guru               : - D.3 02 orang : 9,68% 
    - S.1 28 orang : 87,00%
    - S.2 4 orang : 3,32%

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran
VISI
Unggul dalam IPTEK berdasarkan IMTAQ

MISI
-          Menumbuhkan penghayatan pengamalan ajaran agama yang dianut dan budaya bangsa, sehingga menjadi sumber kearifan dalam bertindak.
-          Menumbuhkan semangat keunggulan atau kemajuan secara intensif kepada seluruh warga sekolah.
-          Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan yang efektif sehingga siswapotensinya dapat berkembang secara optimal
-          Melaksanakan menejemen sekolah secara partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan warga masyarakat sekitar yang terkait (steak holders)
-          Meningkatkan prestasi akademik dan non akademik

SASARAN
-          Berakhlak mulia ( Berakhlaqul karimah )
-          Lulus 100 % dengan nilai rata-rata UN yang dari pusat naik 0,5
-          Jumlah lulusan yang masuk ke Sekolah unggulan min 25 %
-          Memiliki team Olahraga yang mampu meraih juara di tingkat kodya
-          Memiliki team kesenian yang secara rutin mengadakan latihan dan pentas

INDIKATOR
-           Unggul dalam Imtaq
-           Unggul dalam pengembangan Kurikulum
-            Unggul dalam proses pembelajaran
-           Unggul dalam kelulusan
-            Unggul dalam prestasi akademik
-            Unggul dalam prestasi non akademik
-            Unggul dalam manajemen sekolah
-            Unggul dalam SDM pendidikan
-            Unggul dalam sarana pendidikan